Kamis, 17 Agustus 2017

How To Stay Single Oleh Christian Simamora (Resensi)

How To Stay Single by Christian Simamora
Menjadi salah satu kru acara Hot Pans, siapa yang nggak kegirangan? Apalagi Malika Dewi, cewek pecinta manga itu sangat mengidolakan hostnya. Chef Juan Carlos Bautista atau biasa dipanggil dengan Juancar. Biasanya Malika hanya akan menonton Chef ganteng pujaannya itu dari layar kaca, menemaninya makan di Warung Belakang ASO TV, tempatnya bekerja sebagai salah satu anggota tim kreatif acara musik.


Tapi hari itu nampaknya hari keberuntungan Mal, saat ia dan Pepi, sahabatnya di ASO TV akan membali es krim di Kera Mart. Tiba-tiba Mal disuruh ke ruangan Pak Anang, sang managing director sekaligus produser eksekutif beberapa berita, termasuk acara musiknya. Mengingat Mal masih keryawan kontrak mau tak mau membuatnya khawatir akan pemecatan. Bukannya pemberhentian, Mal malah ditempatkan menjadi salah satu tim di Hot Pans sebagai staff umum. Acara favoritnya sepanjang masa. Dan Mal akan bertatap muka langsung dengan Chef yang selama ini hanya bisa ia khayalkan.

Juancar, cowok blasteran Filipina, chef yang digandrungi oleh para mahmud (mamah-mamah muda) karena senyuman yang mempesona, dan acaranya memasaknya itu menempati rating 1 diantara acara memasak lainnya. Pada kenyataannya mengecewakan Mal habis-habisan dengan sikap kasar, arogan dan bossy-nya. Bahkan Mal sudah berjanji akan berhenti ngefans dengan Juancar.

“Pemimpin yang baik membangun ikatan dengan bawahannya selayaknya sekutu,” – hal.91

Sikap Malika yang nggak kenal takut dan malah memberinya nasehat, bagaimana cara menjadi pemimpin yang baik, malah membuat Juancar tertarik. Malika juga terlihat mencolok dengan rambut hijau mintnya membuat Juancar berpikir jika cewek ini spesial. Setelah melewati waktu bersama dan mengenal Malika lebih dalam, Juancar yakin jika ia jatuh cinta dengan Malika.

Tapi hati Juancar jatuh berkeping-keping ketika ia melihat Malikanya pulang dijemput seorang cowok. Cowok itu adalah Nino, teman Malika yang ia kenal dari aplikasi dating. Awalnya cowok blasteran Argentina itu hanyalah teman. Tapi tiba-tiba Nino memasangkan cincin alianza de plata ke jari manis tangan kiri Malika.

“Gue bahkan nggak peduli kalo ternyata gue Cuma berhak dapat sepersekian dari hati lo. It’s way better than have nothing at all.” Juancar – Hal.313

Walaupun tahu jika Malika sudah tak sendiri lagi. Juancar tetap berjuang untuk mendapatkan cinta Mal. Sampai Tafika Singgih, mantannya hadir kembali untuk menyambung hubungan mereka yang telah putus.


Baca novel ini dari awal aku nggak pernah dibikin bosen.  Bahasa Babang seperti biasa selalu asyik dan update banget kata-kata gaul jaman sekarang. Kayak ucul yang aku baru tahu kalau itu artinya lucu, dan WIL yang singkatan dari Wanita Idaman Lain. Haha

Selain itu, aku juga jatuh cinta dengan alurnya. Mirip naik roller coaster. Aku tercyduk!

Aku sangat menikmati ketika awal konflik dimulai, ikutan nangis pas puncak konflik. Rasanya pengen meluk Juancar, biar dia tenang gitu. Hihi... Dan di ending pun aku kembali nangis. Hahah! Memang aku tipe orang yang mudah terbawa suasana gitu.

Adegan favoritku adalah ketika Mal dan Juancar ke Museum Tekstil dan lelucon Bu Bariah muncul di tengah-tengah situasi yang cukup tegang. Waktu baca bagian ini dengan sukses LOL terlempar dari mulutku

Cover buku ini adalah salah satu cover favoritku. Warna hijau cerah yang eye catching! Dengan bibir merekah disertai lolipop yang menggoda. Sangat menggambarkan isi buku. Dan gambar wajah setengahnya, bisa untuk narsis bookface dan upload ke sosmed. Siapa bilang nerd nggak punya gaya? Haha

Baiklah, banyak banget ya kata favorit yang aku pakai untuk resensi buku ini? Memang untuk pecinta romance wajib banget baca buku ini biar ikutan tercyduk kayak aku. Dan aku nggak akan kasih rating. Cuma ada tiga kategori yang ada di blog ini. Cukup Sekali, Suka dan AKU PADAMU!

How To Stay Single, AKU PADAMU!

Sebagai penutup, izinin aku buat nambahin quote favoritku di novel ini :)

Mereka bertanya bagaimana ceritanya aku bisa mencintaimu dan aku tak punya jawabannya. Aku sendiri bahkan tak bisa mengukur seberapa besar cintaku kepadamu...
Dan juga terima kasih Goodreads Indonesia, aku dapet buku ini di Book Blind Date waktu di event Asian Literary Festival yang ke-4! You guys ROCK!

Penulis: Christian Simamora | Editor: Alit Trisna Palupi | Proofreader: Tharien Indri | Desainer: Dwi Anissa Anindhika | Penata letak: Gita Mariana | Penerbit: Roro Raya Sejahtera (Twigora) | ISBN: 978-602-60748-0-5

Salam kutu buku,
Ning!

11 komentar:

  1. Aku suka banget quote-quote nya 😍😍😍

    BalasHapus
  2. Banyak kosa kata baru yg ngehits saat ini. Termasuk "tercyduk", muncul juga di blogmu mbak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya... Kan harus ngikutin zaman biar kelihatan update gitu, hehe

      Hapus
  3. Ratingnya berapa buat kamu ning? Btw, ini terbitan tahun berapa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah ya bener, tahun terbitnya belum dimasukkin. Tengkiu la :)

      Hapus
  4. Ratingnya berapa ning? Btw ini buat nangis gak bacanya? Kan kamu tahu aku sangat suka yg buat mewek.

    BalasHapus
  5. Ratingnya berapa ning? Btw ini buat nangis gak bacanya? Kan kamu tahu aku sangat suka yg buat mewek.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ratingnya, AKU PADAMU Laaa!!! Hehe
      ini nggak bakal bikin kamu nangis sih, tapi yang ini pasti bikin kamu nangis http://ingoldbooks.blogspot.co.id/2017/08/stay-with-me-tonight-by-sofi-meloni.html

      Hapus
  6. Aduh quote terakhir suka banget <3
    jadi kepo sama bukunya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukunya bagusss buat yang suka romance kak :)

      Hapus